Polreskediri. Guna memastikan pasokan dan stok sembako, terutama beras, Kapolres Kediri, melakukan sidak ke gudang bulog paron. Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi panic buying, hasilnya,  hingga saat ini untuk stok dipastikan masih banyak  dan aman. Bahkan, anggota satreskrim Polres Kediri juga terus melakukan pemantauan di lapangan guna mengantisipasi terjadinya penimbunan bahan pokok.

Kapolres Kediri didampingi kasat reskrim dan kepala bulog sub divre Kediri melakukan pemantauan langsung pasokan dan stok sembako, terutama beras di gudang bulog Desa Paron. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memastikan stok beras dalam kondisi aman, serta untuk mengantisipasi terjadinya panic buying. Dari hasil pemantauan tersebut, dipastikan untuk stok beras dinyatakan aman, bahkan hingga 8 bulan kedepan.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi panic buying pada masyarakat, serta memastikan stok beras dalam kondisi aman, dan hingga saat ini di gudang bulog masih mencapai lebih dari 70 ribu ton.

Selain melakukan sidak, pihak Polres Kediri juga terus melakukan upaya pemantauan peredaran sembako di lapangan, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan sembako, yang menyebabkan naiknya harga sehingga merugikan masyarakat, dan jika petugas mendapati pelaku penimbunan sembako, maka akan ditindak tegas.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, seyogyanya tidak memborong bahan pokok. Sebab, aksi borong akibat panik tersebut dapat memperumit keadaan serta situasi tidak kondisif.