Usai Meninjau Lokasi Bencana Gempa Bumi di Tirtoyudo, Forkopimda Jatim Gelar Doa Bersama di Makodim 0818 Batu Malang

Usai Meninjau Lokasi Bencana Gempa Bumi di Tirtoyudo, Forkopimda Jatim Gelar Doa Bersama di Makodim 0818 Batu Malang

Polreskediri. MALANG,- Usai melakukan kunjungan dan memberikan bantuan sosial kepada korban bencana gempa bumi di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, di Bulan Ramadhan ini melakukan doa bersama untuk Korban Bencana Gempa Bumi di Makodim 0818 Batu Malang.

Selain forkopimda jawa timur, kegiatan doa bersama ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, PJU Pemprov Jatim, PJU Kodam V/Brawijaya, Danrem 083/Baladhika Jaya, Kapolresta Malang Kota, Bupati Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang danKapolres Batu.

Selain menggelar doa bersama bagi korban bencana alam, Forkopimda Jatim memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang dilanjutkan dengan acara pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ust. Imam Asgoni Personil Bintaldam V Brawijaya.

Selain itu tepat di bulan suci ramadhan ini, juga diisi dengan ceramah agama oleh Drs. Imam Ma’ruf Pengasuh Ponpes Anwarul Islam Sanggrahan Kepanjen. Dalam ceramah tersebut membahas terkait keutamaan keikhlasan dalam bersodaqoh dan tawakal menghadapi cobaan.

Usai menggelar doa bersama, dilanjutkan dengan ibadah Sholat Magrib berjamaah di halaman Makodim 0818 Malang-Batu.

Forkopimda Jatim Silaturahmi ke PW Muhammadiyah, Merawat Kebhinekaan Sekaligus Launching Buku

Forkopimda Jatim Silaturahmi ke PW Muhammadiyah, Merawat Kebhinekaan Sekaligus Launching Buku

Polreskediri. MALANG,- Forkopimda Jawa Timur diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Nico Afinta pada hari Sabtu tanggal 17 April 2021 pukul 12.30 WIB, melaksanakan Silaturahmi ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dalam rangka Penanganan Gempa, Merawat Kebhinekaan sekaligus Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur bertempat di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda Jatim yang telah bersedia bersilaturahmi ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama PW Muhammadiyah Jawa Timur Membahas terkait penanganan musibah Gempa sekaligus PW Muhammadiyah menitipkan bantuan berupa makanan kepada Forkopimda Jawa Timur untuk diserahkan kepada para korban gempa.

Selain itu juga Forkopimda Jawa Timur dan PW Muhammadiyah membahas terkait bagaimana Merawat Kebhinekaan yang ada di Jawa Timur sehingga terjalin Harmonisasi serta Toleransi antara satu dengan lainnya dan diharapkan akan menciptakan Situasi kamtibmas yang kondusif dan terkendali di wilayah Jawa Timur.

Kegiatan dilanjutkan dengan Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur antara lain:

1. Buku yang berjudul “Membangun Kepribadian” karangan Prof. Dr. Thohir Luth, M.A.

2. Buku yang berjudul “Jangan Tinggalkan Aku Sendiri” Karangan Nur Cholis Huda

3. Buku yang berjudul “Menyuarakan Kewarasan Publik dalam Politik” Karangan Zainudin Maliki.

Forkopimda Jatim Berikan Bansos Bagi Korban Bencana Alam dan Menyiapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

Forkopimda Jatim Berikan Bansos Bagi Korban Bencana Alam dan Menyiapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

Polreskediri. MALANG,- Sepekan terakhir bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Peristiwa ini membuat sebagian rumah warga alami rusak sedang bahkan rusak parah.

Seperti yang terlihat di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Sebagian rumah warga mengalami keretakan hingga tak sedikit yang roboh akibat bencana alam gempa bumi.

Guna membantu masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri, membantu secara bersama-sama dan gotong-royong untuk membersihkan puing-puing bekas reruntuhan material rumah.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu 17 April 2021 sore, meninjau serta memberikan bantuan sosial kepada warga korban bencana alam.

Saat tiba di lokasi, Forkopimda Jatim Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, secara berganti memberikan bantuan kepada perwakilan masyarakat terdampak bencana alam.

Bantuan sosial yang diberikan diantaranya, Mie instan, Peralatan mandi, Selimut, Obat obatan, Kebutuhan wanita, Sembako dan Peralatan sekolah. Selain memberikan bantuan sosial kepada korban bencana.

Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur, juga menyiagakan tim trauma healing untuk mengembalikan trauma bagi warga maupun anak-anak sekitar.

Usai memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi, dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan rumah sederhana yang ditandai peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Bagi rumah warga yang roboh, warga diungsikan ke tenda darurat milik BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan rumah warga yang masih bisa ditempati, mereka masih tetap tinggal di rumah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa proses untuk bisa menyampaikan data harus tervalidasi yang bisa diumumkan melalui kantor kelurahan.

“Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan dan sedang akan dilakukan swakelolah yang rusak berat mendapatkan 50 juta rupiah,” jelas Gubernur Jatim, Sabtu (17/4/2021) sore.

Ditambahkan Khofifah, agar mereka tidak berada di tempat pengungsian nantinya TNI dan Polri bersama-sama dan gotong royong dengan masyarakat melakukan percepatan-percepatan pembangunan rumah sederhana.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa anggota TNI dan Polri siap disiagakan di lokasi bencana untuk bisa bersama-sama membantu masyarakat.

“Disini yang diterjunkan ada ribuan anggota TNI dan di bantu dari Polri,” tutup Pangdam V Brawijaya.

Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Polreskediri. Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, secara virtual, Jumat (16/4).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya pendampingan oleh aparat penegak hukum agar tidak terjadi penyimpangan sehingga terciptanya suasana iklim investasi yang sehat.

“Perlu pendampingan berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan seperti investasi baru, agar dikawal untuk memajukan iklim investasi, agar tidak ada penyimpangan,” kata Sigit dalam audiensi tersebut.

Tak hanya itu, Sigit juga memastikan bahwa, seluruh jajaran kepolisian bakal berkoordinasi dengan pihak SKK Migas untuk melakukan patroli di lautan.

“Kerjasama dengan Mabes Polri serta polda-polda untuk melaksanakan patroli di tengah laut,” ujar Sigit.

Polri, kata Sigit juga mendukung penuh program SKK Migas terkait dengan Road to 1 Milion atau 1 juta barel perhari. Sebab itu, perlu adanya komunikasi yang intensif antar-lembaga tersebut kedepannya.

Kesempatan yang sama, Dwi Soetjipto memaparkan soal PP 35 Tahun 2004 Tugas Pokok dan Fungsi SKK Migas serta kegiatan yang sudah dilakukan dan rencana kerja kebutuhan minyak dan gas di tahun kedepan, seperti rencana kerja 2021.

“Mempertahankan produksi dasar, transformasi R to P, water flood atau pengijeksian air, eksplorasi,” kata Dwi.

Dengan adanya tantangan dan harapan SKK Migas, Dwi menyebut, pihaknya berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang intens antara pihaknya dan Polri.

“Tantangan dan harapan industri migas terdapat permasalahan dilapangan yang harus dikoordinasikan kedepan, dengan baik,” tutur Dwi.

Antisipasi Wajib Pajak ‘Nakal’, Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim

Antisipasi Wajib Pajak ‘Nakal’, Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim

Polreskediri. SURABAYA,- Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Jumat (16/4/2021) pagi, menerima audiensi dari Ditjen Pajak Provinsi Jatim di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sementara dari Ditjen pajak hadir Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim II, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim III dan Supervisor Pemeriksa Pajak.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyebutkan, untuk mengantisipasi wajib pajak yang ‘nakal’ kedepan mungkin bisa dibentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak. Sehingga, nantinya kerjasama ini bisa mengamankan penerimaan pajak di Indonesia khususnya di jawa timur.

“Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari pajak, sehingga kedepan kita bentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak,” jelas Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima audiensi dari ditjen pajak, Jumat (16/4/2021) pagi.

Sementara itu Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I menyebutkan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada polda jatim yang telah menerima audiensi dari ditjen pajak jatim.

“Harapan kami kerjasama lebih luas dalam rangkah pengamanan penerimaan kami, dan pengamanan penegakan hukum bagi wajib pajak,” ungkap Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim I.

Ditambahkan oleh Irawan Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II menyatakan, bahwa kerjasama dengan Polri (polda jatim) ini sangat baik selama empat tahun terakhir. Ini dibuktikan selalu mendapat penghargaan untuk penyidikan.

Selain itu, saat ini banyak wajib pajak ‘nakal’ dimana, mereka selalu berusaha untuk mempailitkan perusahaannya untuk menghindari membayar pajak. Sehingga butuh kerjasama antara ditjen pajak dengan polda jatim.

“Tugas kami ada di pemeriksaan, penagihan dan intelijen. Kami sering mendapatkan kesulitan pada saat penagihan, sehingga butuh kerjasama dengan polda jatim untuk mengantisipasi wajib pajak yang nakal,” pungkasnya.

Polsek Kunjang Patroli Rutin Wilayah Perbatasan Cegah Kejahatan, Laka Lantas Dan Balap Liar

Polsek Kunjang Patroli Rutin Wilayah Perbatasan Cegah Kejahatan, Laka Lantas Dan Balap Liar

Polreskediri. Dalam rangka mencegah terjadinya kriminalitas laka lantas dan balap liar, Polsek Kunjang Polres Kediri melakukan patroli perbatasan wilayah kecamatan Kunjang dengan kecamatan Purwoasri, Jum’at ( 16-4-2021)

Dalam pelaksanaan patroli perbatasan yang dilaksanakan sistem mobiling KSPKT Polsek Kunjang AIPTU DWI WINARKO dan AIPTU BAMBANG SU selalu menyampaikan pesan kepada para warga masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati tetap selalu waspada terhadap aksi kriminalitas kejahatan jalanan dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas agar selamat sampai tujuan serta lakukan kepada pemuda dan masyarakat agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya

Kapolsek Kunjang AKP RIKO SAKSONO, SE melalui Kasi Hummas Aiptu Supriyanto menyampaikan bahwa patroli perbatasan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Polsek Kunjang dalam rangka menekan gangguan Kamtibmas, laka lantas dan mencegah terjadinya aksi balap liar